Home / World / Videos / JARINGAN WAN PADA KANTOR PRODUKSI DAN PENYEDIA BAHAN BANGUNAN

JARINGAN WAN PADA KANTOR PRODUKSI DAN PENYEDIA BAHAN BANGUNAN

Perusahaan dengan titel .Tbk pada kota Cilacap adalah perusahaan besar yang bergerak dibidang produksi bahan baku bangunan. Sistem jaringan di perusahaan sudah termasuk jaringan WAN (Wide Area Network). Hal ini di karenakan PT. tersebut memiliki wilayah cabang yang tersebar di luar kota Cilacap juga di luar pulau Jawa Tengah.
Sistem jaringan WAN merupakan sistem jaringan yang sangat kompleks, karena mencakup wilayah yang sangat luas yaitu kumpulan dari berbagai jaringan LAN (Local Area Network). Karena rumitnya sistem jaringan yang ada, pastilah terdapat keamanan jaringan dan pengaturan bandwidth untuk kenyamanan para pekerja di Perusahaan dan pastilah ditemukan beberapa permasalahan. Dari riset dilakukan bertujuan untuk menganalisa sistem jaringan dan permasalahan yang terjadi sehingga didapatkan pemecahan masalah guna memperbaiki sistem jaringan yang sudah baik menjadi lebih baik. Berikut blok diagram jaringan dibawah ini :

Dari gambar blok jaringan yang dipakai adalah topologi star. Terdapat 1 router yang menyambung ke switch cisco catalyst 3550 dengan 12 port untuk terhubung ke kantor pusat dan jaringan ini menghubungkan lingkungan lokal ke kantor pusat yang berada di Jakarta dan ke titik masing-masing switch yang terdapat di lingkungan Cilacap. Di gedung A dan didalamnya sebagai pusat kendali dengan lima PC Server untuk kendali pada di Kantor Pengolahan dan di Nusakambangan didalamnya terdapat satu rak fiber optic terdiri dari empat switch cisco catalyst tipe 3560 dengan 48 port untuk mengubungkan 187 titik jaringan dan terhubung ke PC karyawan yang terdapat di gedung A yang berlantaikan tiga, dan terdapat dua Switch Alied Telesis dengan tipe 8026FC dengan 24 port 10/100 Mbps dan satu mikrotik RouterOS untuk pembagian bandwidth. Gedung B terdiri dari 2 switch catalyst yang tersambung dari switch gedung A menghubungkan dengan switch yang lain untuk menyebar ke berbagai titik di gedung B dengan 120 titik jaringan untuk alokasi 115 PC Karyawan dengan 2 lantai yang terdapat di gedung B. Di gedung B dipasang firewall yang menghubungkan ke tower yang terdapat di Pos Gate 1.
Di Lokasi Nusakambangan terdapat dua switch AT dengan 24 port dan dua tower triangel penghunung jaringan yang tersambung dari Kantor Cilacap tepatnya terhubung dari bagian Warehouse dan satu tower Triangel untuk cadangan dengan kabel microwave agar jalannya lalu lintas jaringan tidak terganggu jika tower utama terjadi kerusakan karena medan lautan.


Dari gambar sketsa jaringan diatas terdapat lima PC Server yang terhubung di semua Server terhubung langsung dengan koneksi internet agar semua PC client terpantau langsung oleh teknisi. Server tersebut adalah antara lain:

  • Active Directory Server, Server yang menyimpan konfigurasi jaringan baik user, group, komputer, hardware, serta berbagai policy keamanan dalam satu database terpusat, juga menyediakan sarana untuk melakukan administrasi jaringan secara terpusat baik level domain maupun lintas domain.
  • Email Server, Server ini digunakan untuk menerima email dari pengguna lokal di dalam lingkungan kantor dan mengirim email ke pengguna lain melalui internet dan keamanannya terjaga.
  • Antivirus Server, menggunakan antivirus Sophos yang terkendali dalam satu PC Server untuk mengamankan semua PC client dengan otomatis mengupdate dengan sendirinya jika waktu kadaluarsa habis, juga melindungi dari piranti beragam platform Operating System dan menscan situs-situs yang didalamnya terdapat virus.
  • WSUS (Windows Server Update Service) Server, Server ini bertugas untuk menyimpan semua update untuk produk Microsoft dalam sebuah Server kemudian menyebarkan pada komputer client yang ada pada jaringan.
  • Altiris Server, Tugas server altiris sendiri adalah mengetahui seluruh aset Teknologi Informasi secara baik, juga kemampuan mengelola aktivitas sehari-hari pemantauan PC client inventori dalam memanajemen tugas-tugas agar berfungsi dengan apa fungsinya di dalam perusahaan.
Dari hasil analisa jaringan WAN di PT .Tbk Cilacap yang dilakukan penulis bahwa sistem jaringan yang berada di Cilacap, Kecamatan Jeruklegi dan di Pulau Nusakambangan sudah begitu bagus dan penulis akan bahas tentang sistem jaringan di kantor pengolahan dan di daerah bahan baku yang terdapat di pulau Nusakambangan. Di kantor pengolahan yang berada di Kelurahan menggunakan IP kelas A dan kelas C untuk hotspot area sedangkan di daerah tambang menggunakan kelas A. Pada jaringan terdapat koneksi menggunakan kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) dan Fiber Optic (FO), Untuk UTP yang dipakai menggunakan kategori 5. Panjang maksimal satu utas kabel LAN adalah 100 meter, bila panjang yang dibutuhkan adalah lebih dari 100 meter, maka dapat digunakan switch untuk menyambung kabel berikutnya, dengan kabel kategori 5 dapat mentransmisikan data 100 Mbps. Untuk kabel Fiber Optic jarak lumayan jauh memakai kabel FO Maximum data yang dapat ditransmisikan melebihi 1000 Gb persecond tanpa menggunakan repeater.

About admin1

Saya adalah pengelola situs ini. Kami juga melayani jasa kemitraan bagi pelaku UKM dan pebisnis online. Support diberikan cuma-cuma melalui halaman Contact dan untuk komunikasi secara langsung, Silakan hubungi Kontak saya -> 085747886669

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: